Yah,
aku akan bercerita tentang diriku. Memang aku kurang suka berbagi cerita, tapi
ini blogku, aku merasa lebih nyaman disini. Bukannya aku gak percaya sama
temen-temenku terus cerita diblog (kan bisa saja tambah tersebar kalau di blog,
daripada sama temen-temenku) tapi aku cuman ingin orang lain mengerti aku
dengan membaca semua gerak-gerikku. Yah,, kedengarannya egois tapi aku memang
tidak bisa bicara secara face to face. Baiklah, intinya aku cuman ingin orang
yang memang ingin tau karakterku, baca sendiri semua tulisan-tulisan yang aku
pos di blog. Oke, simpel kan ;)
Banyak
orang bilang kalau pembawaanku itu santai kayak orang gak punya beban atau
apalah itu. Well, aku terus harus gimana? Ikut-ikutan ribet, teriak-teriak gak
jelas, nangis, atau jalan mondar-mandir kayak kereta. Hhahaha, kenapa ada
pertanyaan seperti itu? Yang aku tau setiap orang itu punya pembawaan
sendiri-sendiri. Pembawaanku memang seperti itu, masalah? Sebernanya bukan itu
yang ingin aku bahas diblogku. Aku hanya ingin membongkar rahasiaku, termasuk
privasiku tapi aku nulis ini karena ingin share aja. Tapi soal privasi lainnya
aku gak akan share lah. Dimana-dimana itu ada hal yang emang bisa dibagikan dan
tidak. Jadi jangan dipaksa untuk dibagikan kalau memang tidak ingin dibagikan.
Maka dari itu aku suka share di blog karena tidak ada “pemaksaan”
Oke,
aku punya cerita kalau aku ini suka berbicara sendiri. Menganggap yang tidak
ada menjadi ada dan merasa ada yang menemaniku. Seperti orang gila kan? Yah,
lama-lama aku juga merasa seperti itu. Aku juga gak tau kenapa. Tapi dengan aku
berbicara sendiri dan merasa ada yang mendengarkan ceritaku tanpa memberi
jawaban itu membuatku nyaman. Jangan berpikir non-logica, oke! Aku tidak
diikuti oleh makhlus halus apapun itu. Jika aku amati, itu memang halusinasi
yang aku ciptakan dari fikiranku sendiri tanpa aku sadari. Tapi aku nggak ingin
menghilangkan halusinasi seperti itu, karena menurutku itu imajinasiku,
pemikiran yang aku ciptakan.
Kamu
tau, aku suka membayangkan hidupku tiba-tiba seperti inilah seperti itulah dan
menjalankan karakter itu, seperti bermain dalam sinetron yang hanya ada
aktrisnya saja, ya, AKU sang aktrisnya *lol. Jujur aku melakukan seperti itu
bukan karena ingin jadi aktris atau apalah itu, tapi aku tidak suka saat-saat
aku sendirian, saat tidak ada yang menemaniku, saat pikiranku sangat
suntuk/kesal. Tapi itulah imajinasiku, terkadang aku ingin menuliskan sebuah
cerita yang aku dapat dari imajinasiku dalam bentuk novel. Yah L
sekali lagi, aku bukan tipe orang yang suka memperhatikan setiap detilnya. Aku
pernah menuliskan kalau ceritaku seperti ini-itu tapi malah gak nyambung dari
situ aku tau kalau seorang penulis itu
sabar dan mereka itu cerdas.
Balik
lagi sama kebiasaanku, aku suka bicara sendiri, well! Aku bahkan nggak cerita
pada siapapun tentang masalahku karena yang aku tau, aku sudah merasa nyaman
dengan keadaanku. Aku hanya ingin merubah diriku dari tertutup menjadi sedikit
terbuka. Proses guys!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar